oleh

Ini Dana Kampaye Calon DPD Maluku Utara

Ternate,Databerita- Hingga batas akhir penyampaian laporan penerimaan sumbangan dana kampanye, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara setidaknya mencatat, ada satu dari 24 calon anggota DPD RI daerah pemilihan Maluku Utara yang tidak menyerahkan laporan sumbangan dana kampaye.  

Berdasarkan laporan sumbangan dana kampaye yang diterima KPU Provinsi Maluku Utara, ada enam calon anggota DPD yang memiliki sumbangan dana kampaye paling besar. Mereka adalah Tjatur Sapto Edy denga sumbangan dana kampaye mencapai Rp 274 juta, Chairil Djafar Rp 196 juta,  Nurhayati Amin Rp 175 juta, dan Ikbal Hi. Djabid Rp 128 juta, Sarka Eladjouw sebesar Rp 122 juta, dan mantan bupati Halmahera Barat Namto H Roba sebesar Rp 107 juta.

Ada juga calon anggota DPD RI dapil Maluku Utara yang tidak mendapatkan sumbangan dana kampaye seperti  Ade Hi Taher, Salahuddin Adrias, Suriati Armaiyn, serta Yadi Uyokoy.

Menurut Buchari Mahmud, Komisioner KPU Malut Divisi Hukum, seluruh laporan sumbangan dana kampaye yang dilaporkan calon anggota DPD RI Dapil Maluku Utara ke KPU, nantinya akan terlebih dahulu diaudit oleh tim auditor. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui siapa yang tidak patut terhadap ketentuan.

“Audit dana kampaye ini rencananya akan dilakukan dari tanggal 26 April hingga 2 Mei. Tim auditor yang ditunjuk KPU akan melakukan audit ketidakpatutan. Jadi ada sanksi bagi calon yang tidak patut,”kata Buchari kepada databerita.id. 

BUDI NURGIANTO

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

News Feed